Hewan Langka Yang Terancam Punah di Indonesia – Berdasarkan keterangan dari peraturan pemerintah nomor 27 tahun 1999 tentang jenis-jenis tanaman dan satwa yang dilindungi. Bahwa sebetulnya ada ribuan spesies tumbuhan dan hewan yang hidup di Indonesia dan ada 294 spesies tumbuhan dan hewan Indonesia yang termasuk spesies dalam bahaya punah dan mesti dilindungi. Beberapa spesies yang nyaris punah laksana :

1. Orangutan Sumatera dan Kalimantan

Kedua jenis orangutan yakni orangutan Sumatera dan Kalimantan di mana dua-duanya termasuk spesies yang dalam bahaya punah. Orangutan Sumatera ialah jenis yang sangat terancam dikomparasikan orangutan Kalimantan. Berdasarkan laporan dari IUCN pada 75 tahun belakangan ini populasi orangutan Sumatera Mengalami penurunan yang signifikan yakni sebesar 80%.

Juga terdapat kenyataan bahwa sekitar tahun 1998-1999 laju kepunahan tercatat menjangkau angka 1000 orangutan per tahun. Sedangkan pada tahun 2004 semua peneliti menebak bahwa jumlah populasi orangutan di pulau Kalimantan yang berada pada distrik negara Indonesia dan Malaysia berjumlah tidak cukup lebih 54.000 ekor.

Orangutan Sumatera mempunyai kantung pipi yang panjang pada orangtua jantan. Hal ini yang memisahkan antara spesies ini dengan orangutan yang hidup di pulau kalimantan.

2. Harimau Sumatera

Sekarang ini total populasi harimau sumatera tidak lebih dari 300 ekor. Karena tersebut menurut keterangan dari WWF jenis harimau ini adalahsalah satu dari 6 sub spesies harimau yang masih bertahan hidup sampai kini ini. Selain tersebut juga termasuk dalam kategori hewan kritis atau fauna langka yang dalam bahaya punah critically endangered.

Ciri khas dari harimau sumatera merupakan mempunyai warna kulit yang sangat gelap dikomparasikan semua jenis Harimau yakni warna kuning kemerah-merahan dan orange tua. Ciri khas lainnya ialah tubuh harimau ini ukurannya ingin lebih kecil dikomparasikan subspesies Harimau yang masih hidup kini ini.

Bertambah sempitnya luas lokasi tinggal sebab pembukaan lahan mengakibatkan harimau sumatera susah untuk bertahan hidup sampai-sampai perlu dipertahankan dan dilestarikan supaya tidak punah.

3. Komodo

Tempat bermukim Komodo Varanus komodoensis di alam binal mengalami penyusutan diakibatkan kegiatan manusia. Sehingga organisasi International Union The Conservation Nature and Natural Resources mengelompokkan Komodo sebagai fauna yang dalam bahaya punah.

Spesies biawak raksasa ini kini mendapat perlindungan di bawah ketentuan pemerintahan Indonesia dan suatu taman nasional. Sebuah Taman Nasional Komodo didirikan dengan tujuan mengayomi kelestarian mereka. Tempat bermukim utama kadal raksasa tersebut kini ini hanya berada di Pulau Komodo Rinca Flores Gili motang dan Gili dasami di Nusa Tenggara Timur.

Binatang komodo didokumentasikan kesatu kali oleh orang Eropa di tahun 1910. Nama hewan pemakan daging ini menjadi begitu familiar sesudah tahun 1912. Twitter Anthony Ouwens, Direktur museum zoologi di buitenzorg (saat ini Bogor) menerbitkan sebuah paper tentang Komodo sesudah mendapatkan potret dan kulit reptil ini.

4. Burung Jalak Bali

Jalak Bali ditemukan kesatu kali di tahun 1910. Burung ini mempunyai nama ilmiah Leucopsar rothschildi yang dipungut dari nama Walter rostchild, seorang berpengalaman hewan berkebangsaan Inggris yang menemukan fauna Ini kesatu kali. dia pun menjadi orang yang memberitahukan temuannya ke dunia pengetahuan di tahun 1912.

Jalak bali cuma dapat ditemukan di pulau Bali khususnya pada lokasi hutan unsur barat. Burung tersebut pun termasuk di antara spesies khas Bali dan pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang hewan khas provinsi Bali. Keberadaan fauna endemik Ini mendapat perlindungan dari undang-undang.

Hal tersebut dilaksanakan untuk menangkal terjadinya ancaman kepunahan yang semakin meningkat serius. Kebanyakan kebun hewan besar di dunia menjalankan program pelestarian burung jalak Bali.

5. Badak Sumatera dan Badak Jawa

Badak jawa (rhinoceros sondaicus) dan badak Sumatera (Dicherorhinus sumatrensis) tergolong satwa yang menjadi perhatian untuk pemerintah dan penyuka satwa liar. Badak Sumatera dan badak Jawa adalahdua spesies dari 5 spesies badak yang masih bisa bertahan hidup dari kepunahan.

Badak lainnya ialah badak India badak hitam Afrika dan badak putih Afrika. akan namun kedua jenis Batak ini telah tergolong dalam kumpulan yang dalam bahaya atau critically endangered. Status critically endangered ini dicantumkan kepada jenis badak di Indonesia sejak tahun 1996.

Sumber : faunadanflora.com/