Keanekaragaman Organisme Hewan

KEANEKARAGAMAN ORGANISME HEWAN
KEANEKARAGAMAN ORGANISME HEWAN

 

Para saintis sering kali menempatkan

Hewan pada satu dari dua kategori utama yaitu invertrabata dan vertebrata. Pengklasifikasian demikian ditunjukkan untuk lebih memudahkan mempelajari hewan yang beranekaragaman. Invertebrata adalah kelompok hewan yang tidak memiliki endoskeleton atau kartilago. Sedangkan vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang (Sudjadi dan Laila. 2005 : 98).

Di dalam ekosistem terdapat berbagai jenis hewan. Berbagai jenis tersebut memiliki kebutuhan yang sama tetapi mereka memiliki pebedaan dan persamaan. Perbadaan itu meliputi struktur bentuk tubuhnya. Perbedaan yang nyata memungkinkan mereka dikenali sebagai kelompok yang berbeda. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya keanekaragaman ( Waluyo, 2006 :109 ).

Ciri-ciri hewan, yaitu :

1. Multiseluler,
2. Heterotrof,
3. Reproduksi secara seksual atau beberapa jenis secara aseksual,
4. Membutuhkan oksigen,
5. Dalam siklus hidupnya terdapat periode embrionik,
6. Motil ( Waluyo, 2006: 109 ).

Klasifikasi kingdom

animalia berdasarkn ada tidaknya tulang belakang dibedakan menjadi dua, yaitu :

1. Hewan tidak bertulang belakang ( Invertebrata )
Filum invertebrata terdiri dari :
1. Protozoa
2. Porifera
3. Coelenterata
4. Vermes
5. Molusca
6. Arthopoda
7. Echinodermata (Amiruddin, 1989: 45 ).

Invertebrata

Kelompok hewan tidak bertulang belakang ( invertbrata ) merupakan kelompok hewan yang lebih rendah tingkatannya dibandingkan kelompok hewan bertulang belakang ( vertebrata ) ( Tim Dosen Pembina, 2013: 30 ).
Sebagian invertebrata mempunyai habitat di air atau tempat lembab. Organ tubuh invertebrata sebagian besar belum sempurna, baik organ-organ penyusun respirasi, ekskresi, pencernaan, koordinasi dan reproduksi. Beberapa invertebrata bermanfaat bagi manusia tetapi ada juga yang membahayakan bagi manusia ( Waluyo, 2006: 111 ).
…Dalam kesempatan ini dari kelompok hewan invertebrata akan dibahas phylum Mollusca dan phylum Arthropoda ( Tim Dosen Pembina, 2013: 30 ).

Mollusca berasal dari bahasa latin yaitu Mollus berarti lunak. Hewan ini tubuhnya umumnya ditutupi oleh cangkang dan tidak mempunyai ruas tubuh. Hewan ini termasuk hewan triplobastik. Ciri-ciri umumnya yakni :

– Tubuhnya lunak, simetri bilateral dan tidak beruas-ruas
– Mollusca memiliki mantel yang dapat membuat cangkok dari bahan CaCO3 (kalsium karbonat) dan kelenjar lendir.
– Mollusca bersifat kosmopolit artinya dapat dijumpai diberbagai tempat yaitu darat, air, maupun didaerah panas ataupun dingin.

– Mollusca sudah memiliki sistem pencernaan, sistem peredaran darah, ekskresi, saraf, reproduksi dan sistem otot(Prawirohartono dan Hadisumarto. 2001 : 128).

Phylum mollusca dikenal sebagai hewan bertubuh lunak dan tidak memiliki ruas tubuh. Tubuhnya yang lunak itu umumnya ditutupi oleh cangkang atau rumah yang keras. Hewan ini dapat kita temukan dimana-mana, di darat, di air tawar maupun di laut. Salah satu dari anggota ini adalah gastropoda. Gastropoda adalah salah satu kelas dalam phylum Mollusca yang memiliki alat gerak pada bagian perut. Gastropoda memiliki cangkang yang berbentuk spiral sehingga tubuhnya tidak bersifat simetris bilateral, Tubuh terdiri dari kaki, kepala, massa visceral yang dilindung oleh mantel. Hewan ini biasanya memiliki sebuah atau beberapa insang. Pada kepala terdapat dua pasang mantel.Habitat dari hewan-hewan yang termasuk dalam kelas Gastrpoda meliputi daratan, air tawar dan air laut. Contoh spesies dari kelas ini adalah Bekicot (Achatina fulica).( Kimball, J.W., 1999:553).

Gastropoda yang umumnya kita temukan adalah siput kebun ( Achatina fulica ). Struktur tubuh hewan ini, kepalanya mempunyai dua pasang tentakel. Satu pasang tentakel pendek dan satu pasang tentakel panjang. Pada ujung tentakel yang panjang terdapat mata. Terdapat mulut dengan faring yang berotot yang terdapat radula dengan gigi yang terbuat dari kitin. Bagian kepala langsung berhubungan dengan kaki yang berotot.

Bagian tubuh ini terdapat di dalam cangakang yang umumnya terbuat dari kalsium karbonat. Pada sisi kanan tubuhnya terdapat lubang yang letaknya di bawah kepala, agak ke bawah lagi terdapat lubang yang agak besar, yaitu lubang anus dan respirasi. Matel merupakan selaput tipis yang berfungsi untuk menghasilkan cangkang atau dapat pula digunakan untuk respirasi ( Tim Dosen Pembina, 2013: 30-31 )….Tubuhnya dilindungi oleh rangka yang tersusun oleh zat kapur yang keras dan dilapisi oleh tanduk. Rangka ini disebut Shell ( Waluyo, 2006: 112 ).

Struktur Tubuh terdiri atas kepala

kaki dan massa jerohan (visceral). Pada kepala terdapat dua pasang tentakel. Seasang yang berukuran pendek sebagai indera pembau dan sepasang tentakel panjang yang mengandung organ mata. Mulut terletak di bagian kepala tepat di bawah tentakel. Kaki merupakan alat untuk merayap yang mengandung selaput mukosa yang mengahsilkan lendir. Cangkang spiral membukus organ-organ visceral yang dilapisi oleh mantel pada sisi dalamnya.( Romimohtarto, K., 2007:346)

 

Sumber : https://dosen.co.id/