Sambut Hari Olahraga Nasional bersama Mengenal Olahraga Asli Indonesia

Melihat ulang ke belakang, tanggal 9 September 1948 jadi tanggal pembukaan PON sementara itu. Sejak sementara itu, tanggal berikut ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional.

Sambut Hari Olahraga Nasional bersama Mengenal Olahraga Asli Indonesia

Seri PON pertama diresmikan oleh Presiden Soekarno dan acara penutupannya diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, selaku Ketua Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) (sebelum berhimpun bersama KONI dan sejak 2007 jadi Komite Olimpiade Indonesia).

Pada sementara itu, Pekan Olahraga Nasional I diikuti oleh 600 atlet yang bertanding terhadap 9 cabang olahraga, yaitu atletik, lempar cakram, bulu tangkis, sepak bola, tenis, renang, pencak silat, panahan, dan bola basket.

Di luar itu semua, kamu patut berbangga hati gara-gara sementara itu bangsa Indonesia berhasil menyabet 108 medali berasal dari total medali (emas, perak, perunggu).

Ada 13 partisipan yaitu Surakarta, Yogyakarta, Bandung, Madiun, Magelang, Malang, Semarang, Pati, Jakarta, Kedu, Banyuwangi, dan Surabaya.

Hasil akhir peraih medali terbanyak di ajang PON pertama adalah kota Solo atau Surakarta bersama total medali sebanyak 36 medali bersama rincian; 16 Emas, 10 Perak, dan 10 Perunggu.

Melihat cabang olahraga di atas pasti kamu sudah enggak asing dong mirip semua cabang olahraga tersebut? Bulu tangkis, sepak bola, tennis, dan lainnya adalah lebih dari satu cabang olahraga yang pastinya sudah enggak asing buat kamu. Tapi, kamu perlu jelas juga nih, jikalau ternyata ada lebih dari satu cabang olahraga dunia yang ternyata berasal berasal dari Indonesia. Penasaran? Yuk, review di bawah ini!

1. Sepak Takraw
meski olahraga Sepak Takraw diklaim oleh lebih dari satu negara seperti Malaysia, Laos, Filipina dan Thailand, tapi nyatanya olahraga ini berasal berasal dari Sulawesi Selatan, lho. Ditemukan terhadap era Kesultanan Melayu terhadap abad ke-15, permainan Sepak Takraw sendiri terbilang unik, yaitu menyepak bola bersama metode permainan seperti bola voli. Sudah pernah mencobanya, Quipperian?

2. Pencak Silat
Kamu pasti sudah akrab banget dong mirip olahraga satu ini? Yup, Pencak Silat diperkirakan terlihat di Indonesia terhadap abad ke-7 Masehi. Makanya, enggak aneh jikalau banyak pendekar-pendekar berasal dari kerajaan Majapahit dan Sriwijaya yang dikenal pakar bela diri.

Hal berikut terlihat jelas berasal dari artefak senjata terhadap era Hindu-Budha dan juga relief posisi kuda-kuda silat di Candi Prambanan dan Borobudur. Olahraga bela diri ini tetap eksis hingga sementara ini dan dijadikan tidak benar satu cabang olahraga terhadap ajang Internasional.

3. Karapan Sapi
Olahraga ini gambarnya sempat ada di uang logam Rp100. Olahraga karapan sapi sendiri berasal berasal dari Madura, Jawa Timur. Olahraga ini seringkali dilombakan terhadap bulan-bulan tertentu seperti bulan Agustus hingga Oktober.

Biasanya cara mainnya adalah bersama sepasang sapi yang dapat menarik kereta berasal dari kayu daerah joki mengendalikan mereka. Lalu, mereka dapat bersaing cepat bersama sapi tandingan lainnya. Siapa sangka jikalau olahraga ekstrem ini ternyata murni berasal berasal dari Indonesia?

4. Pathol
Olahraga yang satu ini sebetulnya belum banyak diketahui orang. Pathol sendiri dilukiskan sebagai olahraga sejenis gulat tradisional yang berasal berasal dari Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Mulanya olahraga ini merupakan acara sayembara untuk melacak ksatria paling baik yang sanggup merawat pelabuhan Tuban yang terhadap sementara itu ramai oleh perompak dan penyamun. Untuk waktunya sendiri, gulat pathol biasanya diadakan di pesisir pantai menjelang bulan purnama atau apalagi terhadap hari-hari tertentu seperti upacara sedekah laut. Kamu berani adu Pathol enggak nih, Quipperian?

5. Pacu Jalur
Untuk olahraga air, kami juga punya lho, Quipperian. Jika dijabarkan secara singkat, pacu jalan adalah style olahraga perahu dayung tradisional yang berasal berasal dari Riau. Biasanya, perahu yang digunakan untuk olahraga ini adalah sepanjang 25-40 meter bersama total awaknya sekitar 40 hingga 60 orang.

Awalnya pacu jalan diadakan di kampung-kampung sepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri atau Tahun Baru Muharam. Sangat menggembirakan, gara-gara sekarang olahraga pacu jalan sudah masuk ke dalam ajang tahunan nasional yang diadakan tiap tiap tanggal 23-26 Agustus.

6. Lompat Batu
Olahraga yang paling akhir adalah lompat batu. Lompat batu sebetulnya merupakan rutinitas masyarakat Pulau Nias. Mereka mulanya melaksanakan perihal berikut sebagai persiapan sebelum perang gara-gara terdapatnya perang. Bagi masyarakat Nias sendiri, mereka punya kepercayaan bahwa barang siapa pemuda Nias yang berhasil melaksanakan rutinitas lompat batu dapat diakui sudah dewasa dan masak secara fisik agar sanggup segera melangsungkan pernikahan. Dan, ternyata perihal berikut merupakan sebuah kebanggaan bagi para pemuda Nias dan juga keluarga mereka. Jika berhasil, mereka dapat mengadakan pesta bersama menyembelih lebih dari satu ekor ternak.