8.061 MA Siap Ikuti UNBK

8.061 MA Siap Ikuti UNBK
8.061 MA Siap Ikuti UNBK

Kementerian Agama akan kembali menggelar Ujian Nasional (UN)

untuk Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Menurut Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam A Umar, tahun ini hampir 100 persen MA dan MTs menggelar UN berbasis komputer (UNBK).

Dia mengungkapkan, total ada 8.125 MA yang akan menyelenggarakan UN.

Dari jumlah itu, sebanyak 8.061 MA menggelar UNBK. “Tahun ini, 99,21 persen MA akan melaksanakan UNBK. Madrasah yang masih mengunakan UN berbasis tulisan hanya 64 MA,” katanya, Sabtu (30/3/2019).

Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 91 persen. UN tingkat MA akan diikuti 457.429 siswa. Sebanyak 455.935 siswa ikuti UNBK (99,67%), sisanya atau 1.494 siswa (0,33%), ikuti UN berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Sementara untuk tingkat Tsanawiyah, Kemenag membina tidak kurang

dari 17.367 MTs, negeri dan swasta. Sebanyak 16.756 MTs dipastikan menggelar UNBK, dan 611 MTs menyelenggarakan UNKP.

“Untuk MTs, 96,48 persen siap menggelar UNBK, dan 3,52 persen menyelenggarakan UNKP. Total ada 993.875 siswa MTs. Sebanyak 975.712 siswa ikuti UNBK dan 18.163 siswa ikut UNKP,” tuturnya.

UNBK Madrasah Aliyah akan digelar pada 1, 2, 4 dan 8 April 2019. UNBK susulan bagi siswa MA akan diselenggarakan pada 15-16 April 2019.

Sementara UNBK MTs, akan digelar pada 22 – 25 April 2019. Untuk susulannya, diselenggarakan pada 29 – 30 April 2019. “Tahun ini adalah penyelenggaraan UNBK kali kedua. Insyaallah, kesiapan penyelenggaraan UNBK lebih siap tahun ini dari tahun sebelumnya,” kata Umar.

Umar mengingatkan, bahwa UN tidak semata tes dan ujian. Lebih dari itu, UN juga menjadi sarana menguji integritas anak-anak bangsa. Selain untuk mengetahui hasil belajar siswa, UN sekaligus menjadi media pemetaan kualitas pendidikan madrasah di seluruh Indonesia.(jpnn)

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/