Adaro Dukung Fifest 2018 untuk Percepat Pencapaian SDGs

Adaro Dukung Fifest 2018 untuk Percepat Pencapaian SDGs
Adaro Dukung Fifest 2018 untuk Percepat Pencapaian SDGs

PT Adaro Energy Tbk terlibat di ajang Filantropi Indonesia Festival (FiFest) 2018 untuk turut

mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Untuk tahun ini, dukungan Adaro melalui Adaro Foundation mengusung pilar Adaro Nyalakan Ilmu yakni program unggulan pendidikan yang menyasar pendidik dan para peserta didik di Indonesia, khususnya di Kalimantan.

“Kami bersyukur dapat terlibat dalam FiFest 2018, ajang yang menampilkan beragam cara dan metode baru dalam menyumbang dan menolong sesama,” tutur CSR Division Head PT Adaro Energy Tbk Okty Damayanti dalam diskusi paralel “Leaving No One Behind” di ajang Filantropi Indonesia Festival (Fifest) 2018 yang digelar 15-17 November 2018.

Dalam Fifest, tambah Okty, Adaro Energy melalui Adaro Foundation kembali membuktikan komitmennya

untuk aktif dalam aktivitas filantropi melalui program “Adaro Nyalakan Perubahan.”

Okty menambahkan, melalui program itu, Adaro Foundation berupaya sejalan dengan SDGs 2030, di mana salah satu prinsip utamanya yaitu Leaving No One Behind atau Tidak Meninggalkan Siapapun di Belakang. Setiap tujuan yang dipenuhi harus selalu memenuhi kebutuhan semua orang. Dalam program Adaro Nyalakan Perubahan, di dalamnya ada lima pilar, salah satunya Adaro Nyalakan Ilmu.

Melalui Adaro Nyalakan Ilmu, Adaro Foundation fokus mengembangkan program yang dapat meningkatkan kualitas SDM masyarakat dengan memadukan pengetahuan, ketrampilan dan pengembangan karakter. Dengan demikian, kesempatan bekerja masyarakat akan meningkat.

Untuk tahun ini, Adaro Nyalakan Ilmu fokus untuk masyarakat di Kalimantan, wilayah kerja Adaro

. Kami ingin menurunkan dispasritas kualitas pendidikan antara Pulau Jawa dan Kalimantan. Keberadaan Adaro di Kalimantan selama ini turut mendongkrak Human Development Index (HDI) atau indeks pembangunan manusia di tiga kabupaten di Kalimantan Selatan dan Tengah setiap tahunnya. Dapat diartikan bahwa masyarakat di kedua wilayah kerja Adaro ini dapat meningkatkan produktivitas dan menurunkan tingkat kemiskinan, tutur Okty.

Okty menjelaskan Adaro menerapkan lima program unggulan Adaro Nyalakan Ilmu yang mencakup Pelatihan Guru dan Kepala Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Vokasi (SMK dan Politeknik), Pelatihan Vokasi bagi Pesantren dan Para Santrinya serta Pendidikan Berbasis Teknologi serta Beasiswa.

“Melalui keterlibatan kami pada acara besar seperti ini, kami berharap dapat terus berkontribusi secara lebih dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih unggul sebagai instrumen penting dalam meningkatkan pembangunan nasional,” tutur Okty.

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/