Deklarasi Kampus Anti Korupsi, UAI Siap Cetak Mahasiswa Berintegritas

Deklarasi Kampus Anti Korupsi, UAI Siap Cetak Mahasiswa Berintegritas
Deklarasi Kampus Anti Korupsi, UAI Siap Cetak Mahasiswa Berintegritas

Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) berkomitmen penuh dalam melahirkan para calon insan akademis yang berintegritas. Maka dari itu, tiap momen pengenalan mahasiswa baru, UAI selalu memberikan edukasi dini ihwal pentingnya nilai integritas dalam proses belajar.

Tahun ini, UAI menggelar deklarasi kampus anti korupsi disela-sela

rangkaian Program Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Kepada Mahasiswa Baru (PKKMB). Deklarasi dihelat sebagai wujud kepedulian UAI kepada mahasiswa dalam hal integritas.

Rektor UAI, Asep Saefudin mengatakan mahasiswa harus peka terhadap masalah integritas, utamanya menyangkut bagaimana menangkal praktik korupsi dalam skala kecil.

“Dalam kehidupan sehari-sehari, kita secara tidak sadar sejatinya berhadapan masalah korupsi. Misalnya menyontek, copy paste, sampai plagiat. Itu semua jika terus dibiarkan akan berdampak buruk dalam proses pendidikan,” ujar Asep usai memberikan arahan kepada mahasiswa di Jakarta, Sabtu (22/9).

Asep berharap bahwa deklarasi anti korupsi kali ini berefek positif terhadap para mahasiswa. Khususnya mereka yang baru menjadi bagian keluarga besar UAI.

“Sebelum menuntut ilmu di sini, komitmen dan kesadaran untuk berintegritas harus ditumbuhkan. Sehingga ketika tuntas belajar di sini, para mahasiswa bisa menjadi seorang insan akademis yang bertanggung jawab, berakhlak, dan berintegritas,” beber pria yang juga menjabat sebagai Wakil Forum Rektor Indonesia itu.

Adapun dalam PKKMB kali ini mengusung tema OSMA 18 ‘Gen-FAST

For Outstanding Leaders By Islamic Character’. Kegiatan ini berlangsung pada 17-22 September 2018.

“Tema di atas bertujuan untuk membangun mental qurani dan FAST personality yang terinspirasi dari sifat tauladan kita Nabi Muhammad SAW. Yaitu Fatanah, Amanah, Siddiq dan Tabliqh yang memiliki makna yang baik untuk pengembangan karakter mahasiswa,” pungkas Asep.

Sementara itu, UAI mendapat kehormatan khusus dengan hadirnya Direktur Utama PT. Tempo Media Tbk, Toriq Hadad. Toriq menyampaikan orasi ilmiah mengenai bertajuk ‘Media di Era Digital : Harapan Terhadap Perguruan Tinggi’.

Selain itu, juga diadakan penandatanganan MOU antara UAI

dengan PT. INFO MEDIA DIGITAL (Grup Tempo Media Tbk), MOU antara UAI dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang dihadiri oleh Adnan Topan Husodo, MOU antara UAI dengan PT. Citra Berkat Digjaya (CBD) Indonesia yang dihadiri Noni Amini, SH., M.Si, Direktur CBD Indonesia, dan MOU antara UAI dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) yang dihadiri Anton Sukarna, BSM Regional Head.

Acara pelantikan ditutup dengan simbolis pemakaian jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dan penyampaian kesan dan pesan dari mahasiswa UAI mahasiswa baru terhadap acara OSMA ini. Kemudian acara dilanjutkan dengan OSMA untuk program Blended Learning, Alih Jenjang, dan Beasiswa Tunas di ruang Auditorium Arifin Panigoro, UAI.

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/sintaksis-kalimat-tunggal/