Table of Contents

HUT RI ke 65

HUT RI ke 65
HUT RI ke 65

Segala puji bagi Tuhan, karena kita sebagai bangsa Indonesia masih diberi kesempatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-65. Semoga ke depan Indonesia menjadi negara yang jauh lebih jaya, sejahtera serta adil dan benar dalam menjalankan peraturan perundang-undangan.

Sementara ini, kami memutuskan untuk menunda memberikan paparan lain tentang hukum untuk memperdalam ilmu terlebih dahulu tentunya. Kami juga akan mendalami regulasi yang berkaitan dengan informasi atau internet, sehingga bila kami memberikan informasi di internet benar-benar tidak menyalahi aturan hukum yang berlaku seperti halnya UU No. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sehingga kami mohon maaf dan apabila terjadi penulisan kata / makna, kami mohon maklum. Bila anda mempunyai kritik dan saran, atau keberatan dengan tulisan kami, silahkan mengirimkan private message di menu contact.

Berbeda dengan biasanya, kali ini kami mau berbagi dengan membahas tentang lagu yang dinyanyikan oleh Ebiet, yaitu Seraut Wajah. Lagu ini merupakan salah satu lagu terbaik dari penyanyi Ebiet G. Ade. Dengan kemajuan teknologi sekarang banyak yang melakukan download gratis di situs-situs seperti 4shared, ziddu dan lain-lain.

Lagu ini begitu menyentuh kami, Ebiet menggambarkan tentang ilustrasi dari pahlawan Indonesia. Pengorbanan dalam merebut kemerdekaan, berperang melawan penjajah untuk mempertahankan setiap jengkal tanah. Bagaimana pahlawan rela berkorban demi tanah air, ikhlas mengabdi kepada Tuhan. Lebih jauh kami setuju dengan makna liriknya bahwa perjuangan pahlawan tidak sia-sia, buktinya kini seluruh rakyat Indonesia dapat menikmati hasil perjuangan mereka dengan hidup merdeka.

Kini nasib negara Indonesia ke depan berada di tangan para penerus. Apakah Indonesia yang mencanangkan sebagai negara hukum mampu menjadi negara yang adil benar?

Berikut lirik dari lagu Seraut Wajah.

Ebiet G. Ade – Seraut Wajah
Wajah yang selalu dilumuri senyum
legam tersengat terik matahari
Keperkasaannya tak memudar
terbaca dari garis-garis di dagu
Waktu telah menggilas semuanya
Ia tinggal punya jiwa
Pengorbanan yang tak sia-sia
untuk negeri yang dicintai, dikasihi
Tangan dan kaki rela kau serahkan
Darah, keringat rela kau cucurkan
Bukan hanya untuk ukir namamu
Ikhlas demi langit bumi
bersumpah mempertahankan setiap jengkal tanah
Wajah yang tak pernah mengeluh
Tegar dalam sikap sempurna,
pantang menyerah
Tangan dan kaki rela kau serahkan
Darah, keringat rela kau cucurkan
Bukan hanya untuk ukir namamu
Ikhlas demi langit bumi
bersumpah mempertahankan setiap jengkal tanah
Merah merdeka, putih merdeka, warna merdeka

Sumber : https://vhost.id/