Implikasi Konsep Produksi Islam pada Kegiatan Produksi

Ajaran-ajaran Islam yang dipaparkan di depan akan memberi dampak pada produksi yang dilakukan oleh agen Muslim. Beberapa dampak yang langsung dari hal ini adalah adanya penurunan tambahan penggunaan input (marginal input) dan efisiensi produksi.

  1. Penurunan Input Marginal

Sebagaimana disebut di depan ketika output produksi meningkat, maka penggunaan input juga meningkat. Namun, jumlah tambahan input untuk memproduksi satu unit output ini, yaitu marginal input, semakin lama akan semakin menurun sebagai akibat dari adanya efek learning curve.

  1. Efisiensi dan Tingkat Efisiensi Penggunaan Input

Penurunan marginal input juga mengimplikasikan telah terjadi efisiensi penggunaan input, sebab dengan output yang sm jumlah input yang dibutuhkan semakin sedikit. Dengan kata lain, efisiensi ini adalah merupakan tingkat penurunan dari marginal input. Karena penurunan marginal input ini terjadi karena efek learning curve, maka juga dapat dikatakan bahwa efek learning curve meningkatkan efisiensi.

  1. Kombinasi Output Maksimum

Setelah mendiskusikan semua hal yang perlu, maka sampailah kita saat ini pada masalah utama, yaitu menggambarkan bagaimana proses produsen Muslim dalam mencapai mashlahah yang maksimum melalui kegiatan produksi yang mereka lakukan.

Tujuan dari produsen yang ingin memaksimumkan maslahah bisa diekspresikan menjadi:

M = f(X,Y)

Dalam fungsi di atas ditunjukkan bahwa mashlahah yang diperoleh oleh produsen bersumber dari produksi barang X dan barang Y yang dihasilkannya. Perlu dilihat di sini bahwa fungsi mashlahah  yang ada pada teori konsumen. Hanya saja, dalam kasus sekarang ini terma-terma X dan Y menunjukkan jumlah barang yang diproduksi, bukannya jumlah barang yang dikonsumsi.

Recent Posts