ITS Sepakati MoU Sertifikasi Halal dengan BPJPH

ITS Sepakati MoU Sertifikasi Halal dengan BPJPH
ITS Sepakati MoU Sertifikasi Halal dengan BPJPH

Memasuki era baru sertifikasi halal, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

(ITS) Surabaya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH.

MoU ini merupakan awal kerjasama BPJPH dengan ITS lewat Pusat Studi Halal atau Halal Center ITS yang dikembangkan untuk mengawal sertifikasi halal di Indonesia.

Dilaksanakan di Gedung Rektorat ITS, MoU Sertifikasi Halal ini disahkan secara langsung

oleh Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MScES PhD dan Kepala BPJPH Prof Ir Sukoso MSc PhD. Sertifikat Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri merupakan fatwa tertulis yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariat Islam.

Dalam sambutannya, Sukoso menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah

penduduk muslim terbesar di dunia. Namun, tidak memiliki kontribusi pada sertifikasi halal dunia yang saat ini menjadi perhatian banyak produsen internasional.

“Selain itu, fakta bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang telah dikumandangkan beberapa tahun lalu menuntut Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk sadar akan standar dan sertifikasi produknya, termasuk sertifikasi halal,” ujarnya mengingatkan.

Di sisi lain, guru besar bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan itu juga menegaskan bahwa nantinya seluruh produk yang beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal. Proses sertifikasi ini akan dimulai per 27 Oktober 2019 mendatang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Nantinya, BPJPH akan menggantikan peran MUI sebagai badan yang berhak mengeluarkan sertifikat halal. Sedangkan MUI akan bertugas sebagai pemberi fatwa.

 

Sumber :

https://situsiphone.com/