Kemuliaan Harkat Kemanusiaan sebagai Karakter Produksi

         Tujuan dari produksi dalam Islam adalah untuk menciptakan mashlahah yang optimum bagi konsumen atau bagi manusia secara keseluruhan. Dengan mashlahah yang optimum ini, maka akan dicapai falah yang merupakan tujuan akhir dari kegiatan ekonomi sekaligus tujuan hidup manusia. Dengan memahami alur tujuan kegiatan produksi ini, maka dapat diambil suatu substansi bahwa karakter penting produksi dalam perspektif ekonomi Islam adalah perhatiannya terhadap kemuliaan harkat kemanusiaan, yaitu mengangkat kulitas dan derajat hidup serta kualitas kemanusiaan dari manusia. Kemuliaan harkat kemanusiaan harus mendapat perhatian besar dan utama dalam keseluruhan aktivitas produksi. Segala aktivitas yang bertentangan dengan pemuliaan harkat kemanusiaan dapat dikatakan bertentangan dengan ajaran islam.

         Karakter produksi yang seperti di atas akan membawa implikasi penting dalam teori produksi, sebagaimana akan dibahas pada penjelasan dalm bab ini. Salah satu contohnya adalah dalam memandang kedudukan manusia, khususnya tenaga kerja dan kapital (Financial capital).

         Substitusi antara manusia/tenaga kerja dengan kapital pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Substitusi yang bersifat alamiah (natural substitution);dan
  2. Substitusi yang dipaksakan (forced substitution)

         Asumsikan lebih lanjut bahwa manusia dengan kualifikasi tersebut jumlahnya amat banyak dan oleh karenanya tingkat upah yang terjadi sangatlah rendah. Dalam situasi seperti ini kegiatan produksi akan menggunakan banyak tenaga kerja.

         Dengan kualifikasi manusia yang sudah tinggi seperti ini, maka menjadi tidak bijaksana jika manusia-manusia dengan kualifikasi tinggi ini digunakan untuk memproduksi barang-barang yang remeh, bernilai rendah. Mereka tentu diarahkan untuk memproduksi barang-barang yang mempunyai nilai tinggi sehingga bisa meningkatkan harkat hidup dan kemanusiaan manusia.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/facebook-desain-ulang-tampilan-dalam-aplikasi/