Lindungi Hutan, Petugas Patroli di Sumbar Gunakan Teknologi AI

Lindungi Hutan, Petugas Patroli di Sumbar Gunakan Teknologi AI
Lindungi Hutan, Petugas Patroli di Sumbar Gunakan Teknologi AI

Petugas patroli kehutanan di Sumatera Barat memanfaatkan teknologi

kecerdasan buatan (AI) dari Google untuk membantunya melindungi hutan. Berbekal ponsel bekas, baterai, dan panel surya, Rainforest Connection menciptakan alat yang dinamakan The Guardian dengan teknologi TensorFlow yang memanfaatkan AI.

Alat ini mampu merekam seluruh suara yang ada di hutan, mulai dari suara spesies binatang, hingga suara gergaji mesin serta truk pengangkut, setelah itu mengirimkannya secara real-time ke smartphone petugas patroli penjaga hutan. Suara-suara yang terekam akan dikenali dan dideteksi secara otomatis berkat adanya teknologi kecerdasan buatan TensorFlow milik Google.

Dengan begitu, The Guardian dapat membantu petugas patroli dan masyarakat sekitar untuk memantau keadaan hutan dan mencegah pembalakan liar (illegal logging).
Alat “The Guardian” yang terdiri dari ponsel bekas, baterai, perekam suara, dan antena

Topher White, Founder & CEO Rainforest Connection menjelaskan,

“Pada dasarnya ini adalah kotak dengan baterai, ponsel bekas, perekam alat, seta panel surya. Alat ini diletakkan di atas pohon untuk merekam suara hutan menggunakan mikrofon dan mengirimkannya ke cloud dengan teknologi AI TensorFlow.”

Bekerja sama dengan KKI WARSI, Rainforest Connection memasang sejumlah 12 alat The Guardian yang tersebar di 4 nagari (desa) di Sumatra Barat: Nagari Sirukam, Nagari Pakan Rabaa Timur, Nagari Pakan Rabaa, dan Nagari Pasir Talang Timur. Tiap nagari dipasang 3 alat di 3 titik yang berbeda dengan harapan dapat menjangkau seluruh area hutan.
Topher White, Founder & CEO Rainforest Connection dengan alat “The Guardian” berteknologi Google AI yang diciptakannya

“Rainforest Connection merupakan salah satu pemenang Google AI Impact Challenge 2018

, sebuah ajang yang mencari orang atau organisasi yang ingin memecahkan masalah penting dunia, seperti deforestasi. Ini merupakan salah satu upaya Google untuk membuka teknologi (open-source) TensorFlow milik Google agar dapat digunakan oleh siapapun,” ungkap Jason Tedjasukmana, Head of Corporate Communications Google Indonesia.

Menurut data yang dihimpun oleh Komunitas Konservasi Indonesia WARSI (KKI WARSI), luas tutupan hutan di Sumatra Barat terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun, dari awalnya seluas 61% pada tahun 2000 menjadi 53% pada tahun 2015.

 

Baca Juga :