Manfaat Dan Khasiat Belimbing Wuluh

Manfaat Dan Khasiat Belimbing Wuluh

Belimbing Wuluh atau dikenal juga dengan nama belimbing sayur, belimbing buluh, belimbing botol, belimbing besi, atau belimbing asam adalah jenis buah yang dikatakan berasal dari Maluku. Belimbing wuluh ini memilik rasa yang asam. Biasa digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan. Juga bisa digunakan untuk campuran bahan jamu.

Belimbing wuluh yang bernama latin Averrhoa bilimbi ini memiliki banyak sekali manfaat dan khasiat untuk kesehatan dan kecantikan, mulai dari buah, daun hingga batangnya. Berikut manfaat dan khasiat belimbing wuluh yang perlu Anda ketahui:

1. Belimbing wuluh berkhasiat untuk mengobati diabetes

Menurut penelitian, buah belimbing wuluh dapat menekan kadar gula dalam tubuh. Untuk mendapatkan khasiat ini Anda hanya perlu merebus buah belimbing wuluh dengan segelas air hingga tersisa setengahnya. Lalu air rebusan belimbing wuluh diminum 2 kali sehari. Atau Anda bisa membuat jus dari belimbing wuluh ini, lalu diminum seperti jus biasa.

2. Belimbing wuluh berkhasiat untuk mengobati batuk

Tidak diragukan lagi bahwa ekstrak buah belimbing wuluh ini sering dijadikan campuran untuk sirup obat batuk dan pilek. Karena memang belimbing wuluh sangat berkhasiat dalam mengurangi batuk. Sehingga belimbing wuluh ini bisa Anda jadikan sebagai obat herbal saat Anda terserang batuk.

3. Belimbing wuluh berkhasiat untuk mengobati penyakit gondong (epidemi parotitis)

Gondong atau gondongan adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar ludah dan menyebabkan terjadinya pembengkakan pada pipi atau leher bagian atas. Untuk mengobatinya dengan menggunakan belimbing wuluh Anda cukup menghaluskan batang muda atau daun belimbing wuluh ditambah dengan bawang putih. Kemudian setelah halus, Anda cukup menempelkan ramuan tradisional tersebut pada bagian pipi atau leher atas yang mengalami pembengkakan.

4. Belimbing wuluh berkhasiat untuk mengobati wasir (ambien)

Belimbing wuluh memiliki kandungan astringent yang dapat berfungsi untuk mengurangi pendarahan pada rektum. Sehingga jika dijus dan dikonsumsi secara rutin, belimbing wuluh berkhasiat untuk membantu mengurangi peradangan, termasuk wasir atau ambien.

5. Belimbing wuluh berkhasiat untuk mengobati jerawat

Belimbing wuluh mengandung asam oksalat dan vitamin A yang diyakini mampu mengobati jerawat. Untuk menghilangkan jerawat, buatlah masker wajah herbal dengan cara menumbuk halus buah belimbing wuluh, lalu oleskan pada wajah Anda sampai merata. Diamkan selama minimal setengah jam atau tunggu sampai masker mengering, lalu basuh muka Anda dengan air hangat.

6. Belimbing wuluh berkhasiat sebagai pemutih dan pencerah kulit alami

Vitamin A dan C yang terkandung dalam buah belimbing wuluh berkhasiat membuat kulit tampak lebih cerah, mengurangi flek hitam dan menjaga kulit tetap kencang karena meningkatkan produksi kolagen, zat yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan warna kulit.

Anda bisa membuat masker dari buah belimbing wuluh yang telah dihaluskan. Bisa juga dengan dipotong lalu digosokkan secara perlahan agar sel-sel kulit mati ikut terangkat.

Lakukan secara setiap hari, minimal selama 3 hari. Anda juga bisa mengkonsumsi jus buah belimbing wuluh untuk menambah nutrisi kulit. Dengan menjadikan buah belimbing wuluh sebagai masker wajah dan meminum jus belimbing wuluh secara teratur mampu membuat wajah terlihat lebih cerah, nampak lebih muda dan bintik hitam akan menghilang. Juga Anda kan merasa lebih segar.

7. Belimbing wuluh berkhasiat untuk mengatasi obesitas

Belimbing wuluh mengandung agen anti-hiperlipidemia, sehingga bisa mencegah kenaikan berat badan. Itu artinya belimbing wuluh berkhasiat untuk menekan obesitas.

8. Belimbing wuluh berkhasiat mencegah hipertensi (tekanan darah tinggi)

Buah belimbing wuluh telah dipercaya secara tradisional untuk mengobati hipertensi. Caranya, buah belimbing wuluh direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa setengah airnya, lalu air rebusannya bisa diminum saat sudah suam-suam kuku. Disarankan untuk rutin minum rebusan ini setiap pagi.

Sumber: https://ijateng.id/kapan-indonesia-siap-5g/