Table of Contents

Membaca Buku Rapor Anak

Membaca buku rapor anak? Ya, benar! Masih tersedia orang tua siswa yang kebingungan memandang dan membaca mengisi buku raport anaknya. Akhirnya tidak cukup sadar informasi yang tertera pada buku rapor.

Model informasi hasil studi sekarang seperti yang tertera pada buku rapor berlainan berasal dari kurikulum sebelumnya. Sebelumnya, knowledge nilai yang tercantum didalam rapor anak benar-benar enteng dimengerti orang tua siswa. Nilai siswa ditulis bersama angka 0 hingga 10. Baik atau tidak prestasi studi anak, bisa bersama enteng diamati berasal dari angka dan warna tinta penulis angka tersebut.

Angka bersama tinta merah tandanya jeleknya hasil studi anak. Misalnya, angka 4 dan 5 ditulis bersama tinta merah, sebagai isyarat nilai siswa jelek. Kalau banyak angka merah di rapor, anak tidak naik kelas! Ini benar-benar menakutkan bagi anak maupun orang tua. Angka 6 hingga 10 di tulis angka hitam atau biru. Nah, orang tua siswa udah sadar jika angka 6 itu adalah nilai sedang, 7 dan 8 baik dan juga angka 10 benar-benar baik.

Rapor siswa sekarang, bagaimana? Nilai ditulis antara angka 0 hingga 100. Selain itu, terdapat arti KKM dan tuntas/tidak tuntas. Mungkin arti ini udah hafal oleh lebih dari satu orang tua siswa dan familiar di telinga guru. Namun tak bisa dipungkiri, proses penilaian dan perlindungan informasi hasil studi seperti ini memadai membingungkan. Selain itu, siswa seakan tidak peduli bersama arti tuntas/tidak tuntas pada hasil belajar. Perhatikan type informasi simple di bawah ini:


Baca Juga :