Penjajahan dan akibatnya

a. Penjajahan bangsa barat

Bangsa indonesia mempunyai sejarah yang sangat panjang. Mereka hidup dalam kemakmuran dan ketentraman selam berabad-abad. Beberapa kerajaan besar dan kecil banyak berdiri di tanah nusantara. Sriwijaya dan Majapahit merupakan dua kerajaan besar yang menggambarkan kejayaan bangsa yang mendiami tanah nusantara ini. Berbagai pengaruh budaya dari luar yangbersumber dari jaran hindu, Budha, Islam secara damai turut menghiasi bangsa ini.
Namun pada abad kelima belas kehidupan yang tenteram di Indonesia mulai terusik oleh kedatangan bangsa-bangsa barat ke kepulauan Nusantara. Bangsa-bangsa dari barat atau eropa itu datang ke Dunia timur (Termasuk ke Indonesia) antar lain karena jalur perdagangan mereka di laut tengah dikuasai pleh islam turki. Mereka akhirnyamencari jalan lain ke Dunia Timur untuk mencari sendiri barang-barang dagangan yang mereka butuhkan.
Bangsa eropa yang pertama kali datang ke dunia Timur adalah bangsa Portugis dan Spanyol. Mereka membawa armada kapalnya ke dunia Timur dengan membawa misi agama, perdagangan, dan daerah koloni. Kenudian pada tanggal 7 Juni 1494 diadakan perjanjian antara pihak Spanyol dan Portugis yang disebut dengan ”Tratados de tordesillas”, yang seakan membagi dunia dalam kekuasaan mereka. Dalam perjanjian itu ditarik garis khayal dari sebuah titik yang terletak 370 mil disebelah barat Tanjung Verde melintas dari Kutub Utara ke Kutub Selatan. Berdasarkan perjanjian tersebut Armada Portugis berangakat ke arah timur dengan harapan menemukan dunia Timur, sementara armada Spanyol berangkat ke arah barat. Yang kemudian perjanjian tordesillas inilah yang mengawali lahirnya kolonialisme dan imperealisme di dunia Timur oleh Bangsa-bangsa Barat.
1). Penjajahan Portugis (1511-1575)
Pada tahun 1511 bangsa Portugis yang dipimpin oleh Admiral Alfonso D’ Albuquerque mulai menancapkan kuku penjajahannya di tanah air dan menaklukan malaka, yang merupakan wilayah bagian nusantara. Sjak saat itulah mereka milai memperkuat kekuasaannya di Nusantara, dengan dikuasainya malaka maka semakin terbukalah jalan untuk menguasai dareah-daerah yang ada di Nusantara yang klaya akan rempah-rempahnya, yang pada saat itu merupakan barang yang sangat mahal di Eropa. Satu demi satu kerajaan di Nusantara mulai ditaklukan oleh Portugis. Setelah itu pada tahun 1521 Portugis sampai di Ternate dan pada tahgun 1575 Tidore telah dikuasainys, Portugis yang pada awalnya hanya mencari rempah-rempah ke dunia Timur, akhirnya mereka malah menaklukan, menguasai dan menjajah bangsa yang ada di Nusantara ini.
2). Penjajahan Spanyol (1522-1529)
Armada Spayol yang tadinya berangkat dari negerinya ke arah barat ternyata pada akhirnya samapai juga di dunia Timur, Filipina merupakan bangsa pertama yang didatangani oleh Spanyol yakni pada tahun 1521, kemudian tahun berikutnya tepatnya pada tahun 1522 Bangsa Spanyol telah sampai di Tidore, hal ini memang tidak di duga sebelumnya karena Spanyol dan Portugis yang semula berangkat bertentangan arah akhirnya sampai juga di Maluku, pada tahnggal 22 April 1529 pihak Portugis dan Spanyol membuat suatu perjanjian yang dinamakan Saragosa hal ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan kekuasaan yang berkepanjangan yang perjanjiannya itu berisikan bahwa Portugis menguasai wilayah Nusantara sampai ke Irian, sedangkan Spanyol wilayah kekuasaannya yaitu meliputi daerah sebelah timur Irian termasuk Filipina terus sampai ke Timur. Berdasarkan perjanjian tersebut maka Spanyol harus keluar dari wilayah indonesia, dan wilayah nusantara ini kemudian berada sepenuhnya dibawah kekuasaan Portugis.