Soal tuduhan bocorkan data, Facebook hormati proses hukum

Soal tuduhan bocorkan data, Facebook hormati proses hukum

Facebook Indonesia menghormati proses hukum yang sedang berlangsung terkait gugatan yang dilayangkan pada mereka mengenai kebocoran data pengguna di Indonesia terkait dengan skandal Cambridge Analytica.

“Proses yang sedang berjalan di pengadilan, kami akan dukung semua pihak

yang terkait dengan proses ini,” kata kepala komunikasi Facebook Indonesia, Putri Dewanti, saat ditemui media di Jakarta, Selasa.

Facebook Indonesia menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada pengguna Indonesia yang terdampak kebocoran data yang melibatkan firma konsultan politik Cambridge Analytica.

Berdasarkan pengakuan Aleksandr Kogan beberapa waktu sebelumnya, dia hanya membagikan data pengguna Facebook di Amerika Serikat, tidak ada yang di luar negara tersebut.

Baca juga: Facebook pecat karyawannya yang akses data pengguna

Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Juli lalu menyatakan Facebook

sudah melaporkan penyelidikan awal kasus kebocoran data ini, tidak ada akun dari Indonesia yang bocor terkait kasus Cambridge Analytica ini.

Lembaga Pengembangan Permberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia

(LPPMII) dan Indonesia ICT Institute (IDICTI) menuntut Facebook, termasuk perwakilan Facebook di Indonesia, karena kebocoran data pengguna di Indonesia.

Sidang tuntutan yang dijadwalkan hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditunda karena Facebook sebagai tergugat tidak hadir.

 

Baca Juga :