TAHAP – TAHAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Sejak pada tahun 1945, masa orde lama, masa orde baru. Sampai saat sekarang (masa reformasi), Indonesia telah memeproleh banyak pengalaman politik dan ekonomi. Peralihan dari orde lama ke orde baru telah memberikan iklim politik yang dinamis, walaupun akhirnya mengarah kearah otoriter, namun kehidupan ekonomi mengalami perubahan kea rah yang lebih baik.

Pada masa orde baru lama kegiatan pemerintahan lebih banyak tertumpu pada urusan politik, pada masa orde baru kegiatan pemerintahan mengarah ke urusan ekonomi (walaupun terkesan monopolistik), dan pada masa reformasi sekarang cenderung ke urusan politik kembali, namun demikian urusan ekonomi juga menjadi perhatian serius, lebih-lebih dengan terjadinya krisis ekonomi yeng berkepanjangan. Untuk lebih jelasnya di bawah ini akan dijelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai dari masa orde baru dan orde reformasi.

  1. Masa Orde Lama (1945 – 1966)

Pada masa ini perekonomian berkembang kurang menggebirakan, sebagai dampak ketidakstabilan kehidupan politik dan seringnya pergantian kabinet. Pertumbuhan ekonomi yang cukup dengan laju pertumbuhan 6,9% pada periode 1952-1958, turun drastis menjadi 1,9% dalam periode 1960-1965. Sementara itu, defisit anggaran belanja pemerintah terus meningkat dari tahun ke tahun. Defisit anggaran tersebut dibiayai dengan pencetakan unag baru, sehingga harga terus melambung dan mencapai puncaknya pada tahun1966.

Prilaku kenikkan harga secara agresif sudah terlihat pada tahun 1955, ketika itu laju inflasi 33% (diukur dengan indeks biaya hidup di Jakarta). Besaran mencapai angka 48% pada tahun 1958, dimana laju inflasi rata-rata 223,5% selama periode 1955-1960. Pada tahun 1960 hingga 1960 laju inflasi inflasi terus meningkat dan bahkan pada akhir kekuasaan orde lama laju inflasi mencapai 650%.

Recent Posts